kelebihan dan kekurangan power caps
Kekurangan efisiensi rendah; harganya mahal untuk tipe dengan daya di bawah 5kVA. Keterangan: mendekati gambaran ideal UPS, tapi menghasilkan panas yang cukup tinggi. Keunggulan: penyesuaian voltase yang sangat baik; efisiensi tinggi. Kekurangan: tidak cocok untuk penggunaan di bawah 5kVA.
Site De Rencontre Dans Le 66.
Kepopularitasan power bank semakin meningkat seiring dengan peningkatan kebutuhan akan handphone HP. Meskipun di era digital ini HP sudah semakin canggih dengan menghadirkan beragam fitur menarik seperti fitur Fast Charging dan Battery Saver yang bisa membantu proses pengisian daya menjadi cepat dan membuat baterai menjadi hemat, tetapi kedua fitur ini tidak bisa membuat baterai kembali terisi ketika sudah habis. Oleh karena itu, dibutuhkannya power bank agar proses pengisian daya tidak terhambat. Apalagi bagi kamu yang suka berpergian jauh, tentu akan menyulitkan penggunanya jika tidak memiliki power bank. Namun, terlepas dari kelebihan yang ditawarkannya ternyata power bank juga memiliki kekurangan. Nah, apa saja kelebihan dan kekurangan dari power bank? Berikut kelebihan dan kekurangan power bank untuk HP yang wajib kamu tahu. Check it out! Kelebihan Power Bank untuk HP Kini, tersedia beragam jenis power bank. Mulai dari power bank yang menggunakan kabel hingga power bank tanpa kabel wireless. Meskipun demikian, keduanya tetap memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk mengisi daya HP. Selain itu, terdapat beberapa kelebihan umum yang ditawarkan. Berikut kelebihan power bank untuk HP 1. Bisa Digunakan Ketika Tidak Ada Listrik Kelebihan yang pertama dari power bank adalah bisa digunakan ketika tidak ada listrik. Meskipun dalam penggunaannya, power bank juga membutuhkan listrik untuk menyimpan daya, tetapi ketika daya power bank telah terisi penuh, bisa kamu gunakan untuk kondisi darurat. Misalnya, saat mati lampu atau sedang berpergian dengan jarak jauh. Dengan begitu, kamu tetap dapat berkomunikasi dan menggunakan HP untuk beraktivitas. 2. Tersedia Banyak Port Seperti yang Sobat Gadget tahu bahwa power bank memiliki banyak port USB. Sehingga hal ini memungkinkan penggunanya untuk menghubungkan power bank pada banyak perangkat. Selain itu, pada beberapa merek tertentu sudah ada power bank yang dilengkapi dengan pengisian cepat untuk perangkat. Dengan adanya ini, kamu bisa melakukan pengisian ulang hanya dalam hitungan menit. 3. Fleksibel Bukan tanpa alasan mengapa ada banyak orang yang menyukai power bank. Sebab, selain bisa membantu untuk mengisi daya, power bank juga mudah di bawa ke mana-mana. 4. Tersedia Beragam Kapasitas Power bank tersedia dalam beragam kapasitas penyimpanan daya. Mulai dari kapasitas daya yang tinggi hingga daya yang rendah. Untuk hal ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Kapasitas yang lebih tinggi akan menyimpan daya lebih banyak, sedangkan kapasitas yang lebih rendah akan menyimpan jumlah daya yang lebih sedikit. Baca Juga 5 Tips Memilih Power Bank yang Bagus dan Sesuai Kebutuhan Cara Mengatasi HP Android yang Boros Baterai 5 Hal Sepele Ini Bisa Membuat Baterai HP Meledak. Sudah Tahu? Kekurangan Power Bank untuk HP Meskipun power bank sangat membantu, tetapi jika digunakan secara terus-menerus juga tidak bagus. Hal ini karena power bank juga memiliki kekurangan. Berikut kekurangan power bank untuk HP 1. Membuat Baterai Cepat Rusak Bukan hal yang mustahil jika power bank bisa membuat baterai cepat rusak. Sebab, daya yang tersimpan pada power bank tidak sama dengan daya yang didapatkan saat mengisi ulang baterai menggunakan listrik dari sumbernya. Selain itu, power bank memiliki tegangan listrik yang tidak sesuai dengan batas arus listrik yang aman. Sehingga jika kamu menggunakan power bank terlalu sering dapat membuat baterai cepat rusak. 2. Cenderung Lebih Lama dalam Mengisi Daya Waktu pengisian daya menggunakan power bank dapat bervariasi, tetapi pada beberapa power bank yang berkapasitas besar cenderung membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengisi daya. Misalnya, pada power bank berukuran mAh akan membutuhkan waktu beberapa jam untuk mengisi daya dengan kecepatan standar 5V/1A. 3. Bobot yang Berat Meskipun fleksibel, tetapi hampir kebanyakan power bank memiliki bobot yang cukup berat. Sebab, semakin besar kapasitas daya baterai yang ditampung maka semakin besar pula bobot power bank tersebut. Nah, Sobat Gadget itulah tadi seputar kelebihan dan kekurangan dari power bank untuk HP. Bagi kamu yang saat ini membutuhkan power bank, bisa diperhatikan terlebih dahulu terkait kelebihan dan kekurangannya. Sementara, jika kamu ingin membelinya maka kamu bisa membeli di Planetgadget dengan cara mengunjungi situs Planetgadget atau dengan mengunduh aplikasinya di App Store atau Play Store. Planetgadget menyediakan beragam jenis power bank yang sesuai dengan kebutuhanmu. Kunjungi dan ikuti juga sosial media Planetgadget di untuk mendapatkan seputar informasi, tips, dan promo gadget terbaru. Bagi kamu yang lebih suka datang langsung, silakan kunjungi offline store kami yang berada di beberapa kota berikut
Oktober 29, 2020 1006 am IndonesiaClimanusa – Sebelum mencari tahu tentang distributor UPS alat medis, penting untuk mengetahui apa saja jenis-jenis teknologi UPS yang saat ini digunakan. Penggunaan UPS di lingkungan kesehatan sangat diperlukan mengingat alat-alat medis harus tetap menyala setiap harinya untuk menyelamatkan berbagai nyawa manusia. Pemilihan UPS alat medis yang tepat juga sangat berpengaruh pada kelangsungan hidup banyak orang. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mengedukasi diri sendiri apa saja 3 jenis teknologi UPS yang saat ini sedang digunakan. Mari cek di bawah! Konversi Ganda Online UPS yang menggunakan teknologi konversi ganda online akan memberikan tingkat perlindungan daya tertinggi yang tersedia. UPS online mengubah catu daya AC input 230V menjadi daya DC, yang kemudian digunakan untuk mengisi daya baterai. Aliran arus DC kemudian diumpankan melalui tahap inverter yang merekonstruksi keluaran listrik 230V AC. Karena keluaran AC dibuat ulang sepenuhnya, maka akan benar-benar bebas dari gangguan yang ditanggung oleh sumber listrik seperti lonjakan dan variasi tegangan. Tegangan dan frekuensi keluaran dikontrol dengan tepat, sehingga memastikan keluaran daya gelombang sinus yang bersih dan stabil. UPS Online mampu menahan fluktuasi besar pada tegangan input sebelum mentransfer ke daya baterai biasanya 276V-184V sehingga menghilangkan pelepasan baterai yang tidak perlu. Saat listrik mati, transfer ke daya baterai berjalan mulus, tanpa putus. UPS Online juga memiliki berbagai fitur gagal-gagal dan diagnostic mandiri yang akan langsung mentransfer beban ke daya listrik jika ada kegagalan dan hardware UPS atau jika UPS kelebihan beban. Biasanya para perusahaan pencari distributor UPS alat medis, akan memilih jenis UPS ini karena mereka menangani skala besar. Keuntungan – Pengkondisian daya berkelanjutan dan total – Perlindungan gagal/kelebihan beban dengan fasilitas bypass statis – Tidak ada kerusakan pada kegagalan listrik – Toleransi tegangan input yang luas – Direkomendasikan dengan genset Kekurangan – Lebih mahal dari jenis teknologi UPS lainnya. Siaga Offline Selama operasi normal UPS Offline, daya mengalir langsung melalui unit dan karenanya hanya penyaringan RFI yang biasanya disediakan. Ketika tegangan input gagal atau berfluktuasi di luar jendela toleransi yang telah ditentukan sebelumnya, UPS mendeteksi ini dan relai akan menutup, memungkinkan UPS untuk mulai memberi makan daya baterai UPS melalui inverter. Inverter kemudian dinyalakan dan output bentuk gelombang persegi, langkah atau sinus disediakan. Setelah aliran listrik kembali, output dialihkan kembali ke sumber listrik dan inverter dimatikan. Biasanya ada jeda antara 4-10 ms selama transfer ke dan dari mode baterai. Kelebihan – Biaya murah – Operasi senyap saat siaga – Efisien Kekurangan – Perlindungan daya minimal, hanya melindungi dari Sebagian kecil masalah. – Pengaturan tegangan keluaran yang buruk, sag dan lonjakan akan diteruskan langsung ke beban – Hentikan transfer ke mode baterai – Tidak ada keselamatan kegagalan, UPS akan menjatuhkan beban jika arus start-up tinggi, beban berlebih, atau kegagalan inverter. Line-Interaktif UPS line-interaktif beroperasi dengan cara yang sangat mirip dengan UPS offline, kecuali dengan keunggulan fitur penyaringan dan peningkatan/pengurangan tegangan keluaran yang lebih baik. Teknologi ini tidak menghilangkan gangguan yang ditanggung oleh listrik, teknologi interaktif garis memang mengurangi dampak lonjakan, dan penurunan dengan memotong’ puncak dan lembah, meningkatkan daya atau beralih ke cadangan baterai. Seperti halnya UPS offline, ketiga tegangan input gagal atau berfluktuasi di luar jendela toleransi yang telah ditentukan sebelumnya, UPS mendeteksi ini dan relai akan menutup sehingga UPS dapat mulai memasukkan daya baterai melalui inverter. Interver, dalam UPS line-interaktif yang baik, akan mensuplai keluaran gelombang sinus. Setelah aliran listrik kembali, output dialihkan kembali ke sumber listrik dan inverter dimatikan. Seperti halnya UPS offline, biasanya akan ada jeda saat transfer ke dan dari mode baterai, meskipun biasanya ini akan lebih singkat daripada dengan UPS offline. Beberapa produsen akan mencoba untuk memberikan UPS line-interaktif mereka sebagai model online dengan menyebutnya digital online’, inline’ atau online interactive’. Keuntungan – Biaya lebih murah daripada online – Memberikan perlindungan yang lebih baik daripada offline – Operasi senyap saat siaga – Efisien Kekurangan – Fluktuasi, seperti lonjakan, masih bisa diteruskan langsung ke beban – Akan istirahat saat transfer ke mode baterai – Tidak ada keselamatan kegagalan, UPS akan menjatuhkan beban jika arus start-up tinggi, beban berlebih, atau kegagalan inverter. Baca Juga Beginilah Sistem Manajemen UPS Terpusat Meningkatkan Efisiensi Perusahaan Jenis-jenis UPS di atas tentu memiliki kelebihan dan kekurangan, namun sebagai perusahaan, Anda harus berpandai-pandai memilih mana yang tepat untuk perusahaanmu. Jika perusahaanmu bergerak di bidang alat medis, perlu dipertimbangkan dengan matang. Salah satu distributor UPS alat medis di Indonesia, Climanusa, memberikan solusi dengan produk-produk mereka yang berkualitas tinggi. Perusahaan Anda akan lebih aman saat menggunakan UPS dari Climanusa ini. Untuk informasi lebih lanjut, silahkan klik di sini
Kekurangan power bank – Banyaknya pengguna smartphone saat ini, tentu saja akan berdampak langsung pada konsumsi baterai yang jauh lebih besar. Oleh karena itu, ada banyak produsen smartphone yang telah membekali smartphone mereka dengan baterai yang memiliki kapasitas cukup besar. Meskipun begitu, rupanya masih ada banyak pengguna smartphone yang merasa kurang dengan kapasitas baterai tersebut. Oleh sebab itu, banyak pengguna smartphone memilih untuk membeli power bank untuk menjaga agar baterai smartphone mereka tetap terisi penuh. Namun, beberapa pengguna smartphone tidak menyadari kekurangan power bank yang tentu saja akan berpengaruh pada kualitas dan performa dari smartphone mereka. Apa kelebihan dan kekurangan dari power bank? Lalu, apa dampak jika power bank digunakan secara terus menerus pada smartphone? Simak penjelasannya dalam artikel ini ya! Kelebihan Power Bank1. Wireless power bank terlihat simpel dan rapi ketika digunakan2. Terbebas dari aus3. Daya yang lebih efisien serta tidak boros4. Proses pengisian daya yang cenderung lebih cepat5. Dapat dioperasikan selama proses pengisian6. Memanfaatkan fitur hands free yang nyaman7. Mengatur tata letak dengan mudah 8. Harga yang telah disesuaikan dengan spesifikasi9. Ringan 10. Mengurangi sampah11. Dinilai lebih sehat12. Nyaman untuk dibawa travelling13. Bisa digunakan meskipun tidak ada listrik14. Bersifat universal dan dapat digunakan oleh banyak gadget sekaligusKekurangan Power Bank1. Proses pengisian daya harus dilakukan secara lurus2. Pemborosan daya yang mungkin akan terjadi3. Bantalan yang akan tergores4. Ada daya baterai yang dapat terbuang5. Power bank konvensional akan membuat tidak nyaman ketika dibawa bepergian6. Mempersingkat usia baterai ponsel7. Jangka waktu pada proses pengisian daya biasanya lebih lama8. Proses mengisi daya power bank yang lama9. Membuat baterai ponsel mudah panas Dampak jika Terlalu Sering Menggunakan Power Bank1. Menggunakan power bank sembarang, dapat merusak baterai ponsel2. Daya baterai yang makin lama semakin tidak stabil3. Dapat berpengaruh pada komponen ponsel lainKategori Tutorial TeknologiArtikel Terkait Sumber Pexels Karena banyak penggunanya, maka ada berbagai jenis power bank saat ini. Mulai dari power bank biasa yang perlu menggunakan kabel untuk menggunakannya dan ada pula wireless power bank yang saat ini lebih banyak diminati karena menawarkan kemudahan. Baik power bank biasa dan wireless power bank, keduanya memiliki beberapa kelebihan. Berikut penjelasannya. 1. Wireless power bank terlihat simpel dan rapi ketika digunakan Dibandingkan dengan power bank kabel, tentu saja wireless power bank lebih simpel serta lebih rapi ketika digunakan. Sebab wireless power bank tidak membutuhkan kabel untuk menghubungkan power bank dengan ponsel, oleh sebab itu penggunaannya pun akan terlihat lebih sederhana. Grameds cukup menaruh power bank di atasnya, maka proses pengisian daya pun akan berjalan. Selain itu, Grameds juga akan terbebas dari port kabel yang terkadang tidak kompatibel. Power bank wireless tentu saja akan lebih efisien untuk digunakan, asalkan teknologinya sesuai. Dengan begitu maka proses pengisian daya akan lebih cepat. 2. Terbebas dari aus Salah satu kendala dari power bank kabel yang menggunakan port adalah bagian port power bank lebih mudah aus, sehingga power bank dan smartphone tidak dapat terkoneksi dengan baik. Dengan wireless power bank, kondisi aus port ini tidak akan pernah Grameds temui lagi. 3. Daya yang lebih efisien serta tidak boros Daya dari wireless power bank, dianggap lebih efisien dan tidak boros seperti power bank dengan kabel. Grameds bisa menggunakan power bank untuk melakukan pengisian daya sekaligus membuat baterai lebih bertahan lama, sehingga wireless power bank pun dianggap lebih irit serta efisien. 4. Proses pengisian daya yang cenderung lebih cepat Beberapa produk power bank nirkabel biasanya telah dilengkapi dengan fitur fast charging yang dapat melakukan proses pengisian daya dengan sangat cepat. Pada umumnya, power bank akan mengisi daya ponsel sebanyak minimal 50 kali lebih cepat dibandingkan power bank biasa. Bergantung pada spesifikasi produk yang Grameds beli. Selain itu, daya output dari wireless power bank biasanya lebih besar, dimulai dari 5 Watt, 7,5 Watt hingga 10 Watt. 5. Dapat dioperasikan selama proses pengisian Ada beberapa desain produk power bank yang memungkinkan penggunanya untuk bisa menggunakannya selama proses pengisian. Pada umumnya, produk seperti ini telah dilengkapi dengan desain penyangga khusus, sehingga selama proses pengisian daya, Grameds bisa tetap mengoperasikan smartphone, seperti menyaksikan video atau drama favorit melalui ponsel atau bahkan mengecek email dan pesan di sosial media. 6. Memanfaatkan fitur hands free yang nyaman Saat ini, ada banyak model maupun brand yang menawarkan bluetooth headset atau sejenisnya. Dengan adanya wireless power bank, selama berkendara Grameds bisa menggunakan power bank dan melakukan proses pengisian daya dengan nyaman. Hal ini dikarenakan pemakaian perangkat tidak dibatasi oleh kabel. Cukup dengan mengatur jarak agar proses pengisian daya dapat berlangsung dengan kondisi yang tepat dan pas. 7. Mengatur tata letak dengan mudah Dikarenakan konsep wireless atau nirkabel, maka pengaturan pada furnitur pun akan menjadi lebih mudah. Pengguna dapat menyesuaikan dengan desain maupun perabotan rumah. Di samping itu, tata letaknya juga akan bebas sesuai dengan yang diinginkan oleh pengguna, sebab pengguna tidak perlu khawatir maupun takut kabel power bank akan tersangkut atau hal-hal lainnya. Contohnya ketika Grameds sedang memasak di dapur, maka Grameds bisa menggunakan ponsel sambil melakukan pengisian daya dan menyesuaikan tata letaknya. Tidak perlu takut kabel akan basah, terkena minyak atau lainnya, karena Grameds bisa menaruh power bank dan ponsel di tempat yang aman. 8. Harga yang telah disesuaikan dengan spesifikasi Grameds mungkin mengira bahwa wireless power bank dengan beberapa fitur tambahan akan memiliki harga selangit dan mahal. Akan tetapi, harga yang dipatok oleh brand tentu saja telah disesuaikan dengan spesifikasi yang ditawarkan pada power bank nirkabel. Semakin lebar bantalan dari power bank, maka akan semakin mahal pula harga power bank. Hal ini dikarenakan semakin lebar bantalan power bank, maka power bank tersebut bisa digunakan untuk mengisi daya beberapa perangkat sekaligus. 9. Ringan Kemudahan lain yang ditawarkan oleh power bank nirkabel adalah beratnya yang ringan. Jadi, power bank ini akan lebih mudah untuk dibawa kemana saja, bahkan ketika penggunanya sedang bepergian. 10. Mengurangi sampah Pada power bank konvensional, umumnya kabel adalah komponen yang sangat diperlukan. Namun sayangnya, kabel adalah komponen yang mudah sekali untuk rusak. Entah karena penggunaanya atau karena kualitas dari kabel yang kurang bagus. Oleh sebab itu, apabila kabel power bank sudah rusak, maka power bank tersebut pun tidak akan bisa digunakan lagi dan akan menambah sampah. Hal ini berbeda dengan wireless power bank, karena tidak membutuhkan kabel, sehingga akan mengurangi tumpukan sampah. 11. Dinilai lebih sehat Pemakaian power bank nirkabel, biasanya jauh lebih sehat karena telah dilengkapi dengan standar Qi sebagai pelindung dari radiasi power bank. Lebih rinci, dijelaskan bahwa wireless charging biasanya akan melepaskan tingkat EMF yang cukup rendah. Sementara itu, menurut WHO, EMF atau Electromagnetic Fields yang rendah tidak akan mengarah pada masalah kesehatan. Akan tetapi, WHO juga mengungkapkan bahwa perlu dilakukan penelitian lebih lanjut lagi tentang masalah radiasi ini. 12. Nyaman untuk dibawa travelling Biasanya salah satu tujuan membawa power bank adalah karena kemudahan dalam proses pengisian daya ketika pengguna sedang bepergian dan tidak ada tempat untuk mengisi daya. Oleh sebab itu, power bank yang ringan, tanpa kabel serta tidak boros adalah perangkat paling sempurna untuk dibawa ketika traveling. 13. Bisa digunakan meskipun tidak ada listrik Power bank adalah teknologi alternatif yang dapat melakukan pengisian daya, meskipun tidak ada sumber listrik. Oleh karena itu, Grameds bisa tetap berkomunikasi dan menggunakan ponsel Grameds, tanpa khawatir kehabisan daya meskipun tidak ada listrik. Power bank menawarkan kemudahan bagi penggunanya untuk menjaga ponsel tetap nyala dan daya baterai tetap penuh meskipun sedang bepergian atau kesulitan mencari sumber listrik. 14. Bersifat universal dan dapat digunakan oleh banyak gadget sekaligus Power bank bersifat universal, artinya power bank dapat digunakan oleh gadget apa saja. Hal ini karena port input dari power bank biasanya dapat diakses oleh berbagai port output, baik itu micro USB maupun mini USB, semuanya dapat menyuplai energi dari power bank. Pada wireless power bank, pengguna hanya perlu menyambungkan ponsel pada power bank, maka proses pengisian daya pun akan berlangsung. Selain bersifat universal, biasanya power bank juga dapat digunakan oleh beberapa brand gadget sekaligus. Oleh sebab itu, power bank adalah salah satu produk yang efektif untuk menunjang kebutuhan daya smartphone. Kekurangan Power Bank Sumber Pexels Meskipun power bank banyak menawarkan kemudahan bagi para pengguna ponsel, terutama dalam masalah pengisian daya, tetapi ada beberapa kekurangan dari power bank, terutama mengingat bahwa power bank dapat mempengaruhi performa dari baterai ponsel. Berikut beberapa kekurangan power bank yang perlu Grameds ketahui. 1. Proses pengisian daya harus dilakukan secara lurus Salah satu kekurangan power bank adalah akurasi atau ketepatan posisi perlu diperhatikan agar proses pengisian daya tidak terganggu. Apabila secara tidak sengaja perangkat yang tersambung goyang atau bahkan pindah, maka hal ini mungkin saja akan mempengaruhi proses pengisian daya ponsel. 2. Pemborosan daya yang mungkin akan terjadi Pemborosan daya pada ponsel tidak hanya disebabkan oleh perangkat yang digunakan untuk pengisian daya. Pemborosan juga bisa terjadi karena ada faktor lain, contohnya seperti sistem operasi yang ada pada ponsel, model maupun kebiasaan dari pengguna ponsel ketika melakukan pengisian daya. 3. Bantalan yang akan tergores Secara tidak sengaja, bantalan bisa saja tergores dan hal ini akan membuat perangkat menjadi tidak dapat memberikan performa terbaiknya dalam melakukan pengisian daya. 4. Ada daya baterai yang dapat terbuang Ada beberapa yang mengklaim bahwa daya ponsel seharusnya diisi oleh power bank terbuang percuma ke udara. Jumlah dari daya baterai yang terbuang memang tidak banyak, tetapi hal ini juga perlu menjadi perhatian. Oleh karena itu, ketika akan menggunakan atau bahkan membeli sebuah power bank, ada baiknya apabila Grameds mencermati spesifikasinya lebih dulu. 5. Power bank konvensional akan membuat tidak nyaman ketika dibawa bepergian Power bank konvensional, pada umumnya akan membuat pengguna merasa tidak nyaman. Dikarenakan kabel yang terlalu pendek, sehingga pengguna harus membawa power bank yang berat bersamaan dengan memegang ponsel. Ada beberapa produk power bank yang hanya menyediakan kabel pendek saja. Sehingga akan sulit ketika dibawa berkendara, terutama jika pengguna berkendara di atas motor. Namun, apabila kabel power bank terlalu panjang, maka akan membuat penggunaan power bank menjadi kurang rapi. Sementara itu, wireless power bank yang menawarkan kemudahan mengisi daya tanpa kabel, biasanya lebih berat dibandingkan power bank konvensional. Selain berat, power bank nirkabel juga memiliki ukuran yang lebih lebar. Oleh karena itu, berat dan dimensi dari power bank tentu akan membuat pengguna merasa tidak nyaman untuk membawa power bank ke mana-mana. Terutama jika pengguna memiliki tangan yang kecil, tentunya akan kesulitan untuk membawa power bank dan ponsel bersamaan. 6. Mempersingkat usia baterai ponsel Pada dasarnya, daya yang disimpan pada power bank tentu tidak akan sama dengan daya yang akan didapatkan oleh pengguna ketika mengisi ulang baterai melalui sumber listrik. Itu artinya, daya yang dikeluarkan oleh power bank tergolong tidak sehat bagi ponsel. Dikarenakan ukuran dari tegangan power bank yang terkadang tidak sesuai dengan batas arus listrik yang aman untuk digunakan. Ketika menggunakan power bank terlalu sering, maka hal ini akan berdampak pada usia atau kualitas dari baterai ponsel. Penggunaan power bank yang terlalu sering, dapat mempengaruhi battery health dan mempersingkat usia baterai. 7. Jangka waktu pada proses pengisian daya biasanya lebih lama Mengisi daya baterai dengan menggunakan power bank, biasanya akan membutuhkan jangka waktu yang lebih lama dibandingkan dengan mengisi baterai melalui sumber listrik. Bahkan, beberapa power bank membutuhkan jangka waktu hingga 2 kali lebih lama dibandingkan dengan mengisi daya melalui sumber listrik. Setidaknya proses pengisian daya baterai bisa mencapai 5 hingga 6 jam lamanya, hingga baterai ponsel terisi penuh. 8. Proses mengisi daya power bank yang lama Untuk dapat digunakan kembali, power bank perlu di-charge sama seperti ponsel. Akan tetapi, proses pengisian daya power bank ini biasanya membutuhkan waktu lama, terutama jika pengguna ingin mengisi daya power bank hingga penuh. Pada umumnya, power bank membutuhkan waktu 5 hingga 6 jam untuk terisi penuh dan bisa digunakan kembali. 9. Membuat baterai ponsel mudah panas Kekurangan lain dari penggunaan power bank adalah membuat baterai ponsel lebih panas. Ketika baterai panas atau overheating, maka tentu saja akan membuat baterai ponsel menjadi mudah rusak. Dampak jika Terlalu Sering Menggunakan Power Bank Sumber Pexels Selain kekurangan dari power bank di atas, ada pula beberapa dampak buruk yang diakibatkan, jika menggunakan power bank terlalu sering. Dampak dari penggunaan power bank terlalu sering, tentu saja akan berpengaruh pada performa ponsel. Berikut penjelasannya. 1. Menggunakan power bank sembarang, dapat merusak baterai ponsel Seiring dengan berjalannya waktu, power bank semakin banyak dijual di pasaran dan mudah untuk dibeli. Oleh sebab itu, ada banyak toko yang berlomba-lomba untuk menjual power bank dengan harga yang murah. Akan tetapi, barang yang murah tentu saja tidak menjamin kualitas dari produk tersebut. Biasanya power bank dengan harga yang murah, tidak memiliki kapasitas atau performa yang cukup baik. Alih-alih mengisi daya, power bank tersebut justru akan merusak ponsel kesayangan Grameds. Jadi, keluarkanlah budget yang lebih banyak agar bisa mendapatkan power bank yang berkualitas, sehingga bisa menjaga kesehatan baterai ponsel Grameds. 2. Daya baterai yang makin lama semakin tidak stabil Pada umumnya, power bank tidak memiliki kapasitas yang sesuai dengan daya dari ponsel. Oleh sebab itu, power bank bisa digunakan oleh semua perangkat. Akan tetapi, hal ini rupanya salah besar. Sebab, baterai ponsel bisa rusak, apabila power bank terus menerus digunakan. Sehingga gunakanlah power bank yang sesuai dengan daya baterai ponsel. 3. Dapat berpengaruh pada komponen ponsel lain Penggunaan power bank, rupanya tidak hanya berpengaruh pada performa baterai saja. Dampak buruk dari power bank juga dapat berpengaruh pada komponen ponsel yang lainnya. Contohnya adalah IC charger dan power. Apabila kedua komponen tersebut telah rusak, maka ponsel perlu diservis untuk dapat digunakan kembali. Itulah beberapa kekurangan power bank yang perlu Grameds pertimbangkan sebelum membeli power bank atau menggunakan power bank. Apabila Grameds ingin mendapatkan informasi serba-serbi tentang gadget, maka Grameds bisa mencari informasinya dengan membaca buku. Sebagai SahabatTanpaBatas, menyediakan buku tentang gadget dan tips-tips lainnya seputar gadget. Untuk mendukung Grameds dalam menambah wawasan, Gramedia selalu menyediakan buku-buku berkualitas dan original agar Grameds memiliki informasi LebihDenganMembaca. Jangan ragu untuk membeli buku di Gramedia, karena dijamin original dan berkualitas! Penulis Khansa ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
Pembahasan soal kekurangan Nissan Kicks e-Power ini bukan berarti menjelek-jelekkan. Kami hanya ingin konsumen tahu secara komprehensif tentang detail sebuah mobil, sebelum benar-benar melakukan pembelian. Intinya adalah tidak ada kendaraan yang sempurna. Bila punya kelebihan, tentu diiringi oleh kelemahan. Dalam menelusuri kekurangan tersebut, kami melakukan komparasi di atas kertas. Salah satunya dengan membandingkan kompetitor paling dekat yaitu Toyota Corolla Cross Hybrid. Kenapa membandingkan Nissan Kicks e-Power Vs Toyota Corolla Hybrid? Alasannya kedua mobil ini punya banyak kemiripan. Sama-sama SUV ramah lingkungan, muat 5-orang, dan harga di bawah Rp 500 juta. Alhasil dari penelusuran data tersebut, ditemukanlah tiga kekurangan Nissan Kicks e-Power. Mau tahu detailnya? Simak bahasan berikut 1. Torsi dan Tenaga Tidak Sehebat Kompetitor Kekurangan Nissan Kicks e-Power salah satunya adalah performa. Walau demikian SUV Nissan ini sudah sepenuhnya menggunakan motor listrik untuk menggerakkan roda Bila bicara kekurangan Nissan Kicks e-Power yang pertama, tidak lepas dari performa motor listriknya. Di atas kertas jantung elektrik mobil ini cuma bisa mengeluarkan torsi 260 Nm pada 500-3008 rpm dan tenaga maksimal 129 PS pada – 8992 rpm. Sayangnya performa itu masih kalah dibanding Corolla Cross Hybrid yang pakai kombinasi mesin bensin liter dan motor listrik. Torsi puncak SUV Toyota tersebut bisa mencapai 305 Nm serta tenaga maksimalnya tembus 170 PS. Walau kalah dalam hal performa dengan kompetitor, namun bukan berarti sistem e-Power milik Nissan tidak istimewa. Justru teknologinya sangat berbeda dan menarik untuk diterapkan di Indonesia. Kicks e-Power bukanlah mobil hybrid layaknya Corolla Cross Hybrid, melainkan mobil listrik. Memang di dalam kap mesinnya ada dua jantung yaitu mesin liter berkonfigurasi tiga silinder dan motor listrik. Hanya saja yang berfungsi mengerakkan roda cuma motor listriknya saja. Mesin bensin mobil ini berperan sebagai generator untuk mengisi daya baterai bila diperlukan, tidak lebih. Jadi bisa dikatakan, teknologi e-Power sukses menghadirkan rasa berkendara mobil listrik tanpa perlu repot mengisi baterai di stasiun pengisian listrik umum SPLU yang jumlahnya masih sangat terbatas. Kamu cukup isi bensin seperti biasa di stasiun pengisian bahan bakar umum SPBU terdekat. Inilah jembatan sesungguhnya untuk pasar otomotif Indonesia masuk ke era mobil listrik. Ditambah lagi ada fitur one pedal operation di Nissan Kicks e-Power. Fungsinya untuk memudahkan pengendara dalam berakselerasi dan memperlambat laju kendaraan, karena hanya butuh satu pedal saja, tidak perlu gonta-ganti. 2. Fitur Kenyamanan Kurang Banyak Kabinnya belum punya moonroof untuk melihat keindahan langit-langit dan head unit pakai ukuran lebih kecil dari kompetitor Kekurangan Nissan Kicks e-Power selanjutnya ada di fitur kenyamanan di dalam kabin. Sebut saja tidak punya moonroof. Padahal fitur ini sudah dipunya Toyota Corolla Cross Hybrid selaku kompetitor. Guna moonroof untuk membuat kabin terasa lebih lapang, sekaligus di malam hari kamu bisa menatap keindahan langit tanpa perlu membuka kaca sama sekali. Fitur selanjutnya yang tidak ada di mobil SUV Nissan adalah kisi AC untuk penumpang belakang. Kemudian bicara head unit, ukurannya cuma 8 inci, sementara rival pakai 9 inci dan sudah dilengkapi dengan NFC yang salah satunya berguna memudahkan mengetahui saldo e-money. Meski dari sisi fitur kenyamanan, kompetitor lebih baik. Namun bukan berarti Nissan Kicks e-Power tidak nyaman. Ambil contoh joknya sudah dibalut kulit, audio steering switch control, start stop engine, auto AC digital, dan mode berkendara. Hanya saja memang, semua fitur itu dimiliki pula oleh Corolla Cross Hybrid. Guna jok kulit untuk memudahkan kamu melakukan pembersihan interior dari kotoran. Apalagi jika mobil ini sering dipakai untuk keluarga, pastinya anak-anak sangat mudah menumpahkan minuman dan makanan. Dengan jok kulit, tentu cukup lap saja semua beres. Beda dengan jok yang masih pakai bahan kain, tumpahan makanan pasti sangat lekat dan sulit dihilangkan. Kemudian audio steering switch membantu pengendara mengakses fitur hiburan, tanpa perlu melepaskan tangan dari lingkar kemudi. Lalu start stop engine untuk memudahkan dalam mengaktifkan mesin, cukup tekan satu tombol. Fitur Auto AC digital pastinya membuat kabin mobil sejuk dengan mudah, dengan menekan satu tombol maka suhu bakal diatur secara otomatis. Terakhir adalah fitur mode berkendara, gunanya menyesuaikan performa mobil dengan kebutuhan. Misalnya kalau mau hemat bahan bakar, bisa pakai mode eco. 3. Kapasitas Bagasi Kurang Luas Kapasitas bagasinya cuma 423 liter, tidak lebih besar dari kompetitor Terakhir yang jadi kekurangan Nissan Kicks e-Power adalah kapasitas bagasi kurang luas. Bila melihat spesifikasi, totalnya cuma sanggup menampung barang 423 liter. Bandingkan dengan Toyota Corolla Cross yang mampu menyimpan hingga 440 liter. Kekalahan kapasitas bagasi SUV Nissan ini dikarenakan dimensi bodi yang memang lebih ringkas. Di atas kertas, Kicks e-Power cuma memiliki panjang mm, lebar mm, dan tinggi mm. Sementara Corolla Cross punya bodi lebih bongsor dengan panjang mm, lebar mm, dan tinggi mm. Lalu kekurangan Nissan Kicks e-Power juga tampak lewat cara buka bagasi yang masih konvensional. Padahal kompetitor sudah memiliki fitur power back door dengan kick sensor. Alhasil pemilik Corolla Cross Hybrid bakal lebih mudah mengakses pintu bagasi, terutama bila tangan sedang penuh membawa banyak barang. Cukup ayunkan kaki ke kolong mobil, maka bagasi otomatis terbuka. Di samping Kekurangan Nissan Kicks e-Power, Adakah Kelebihannya? Kelebihan Nissan Kicks e-Power adalah harganya lebih terjangkau dan fitur keselamatan berlimpah Itulah tadi kekurangan Nissan Kicks e-Power, bagaimana dengan kelebihan mobil listrik ini? Salah satunya adalah punya harga terjangkau. Banderolnya jauh lebih murah dari Toyota Corolla Cross Hybrid. Harga Nissan Kicks e-Power adalah Rp 449 juta OTR Jakarta. Dengan menebusnya, kamu otomatis mendapatkan program Nissan Care Package. Terdiri dari suku cadang dan servis berkala gratis hingga km atau 4 tahun. Ada pula garansi standar 3 tahun atau km, dan juga garansi baterai lithium-ion serta sistem kelistrikan hingga 5 tahun atau Bandingkan dengan harga Toyota Corolla Cross Hybrid yang mencapai Rp 497,8 juta OTR Jakarta. Ada gap sekitar Rp 40 jutaan yang sebenarnya bisa kamu manfaatkan untuk banyak hal lain. Kemudian kelebihan Nissan Kicks e-Power juga dilengkapi teknologi keselamatan lengkap yaitu Nissan Intelligent Mobility. Fitur-fiturnya mulai dari intelligent cruise control ICC, intelligent forward collision warning IFCW, intelligent emergency braking IEB, blind spot warning BSW, dan rear cross traffic alert RCTA. Semua fitur tersebut belum dipunya oleh Toyota Corolla Cross Hybrid selaku kompetitor. Setelah mengetahui secara lengkap kekurangan Nissan Kicks e-Power beserta kelebihannya, apakah kamu tertarik untuk membeli? Atau jangan-jangan kamu lebih suka dengan Toyota Corolla Cross Hybrid selaku rival? Tulis jawaban di kolom komentar ya! Baghendra Lodra Jurnalis otomotif sejak 2012. Spesialisasinya sebagai reviewer motor dan mobil
kelebihan dan kekurangan power caps